Pertumbuhan Populasi

Pertumbuhan Populasi

 

A. Pengertian Populasi
Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang berada pada lingkungan tertentu dan pada waktu tertentu. Populasi merupakan satuan ekologi yang ditentukan secara arbiter dan dibatasi secara fisik oleh beberapa keadaan lingkungan yang kriterianya ditentukan oleh ahli ekologi atau peneliti yang bersangkutan. Ukuran populasi sering dinyatakan dalam kerapatan yang sangat sering menggunakan N untuk simbol kerapatan populasi.
Pertumbuhan populasi merupakan proses sentral di dalam ekologi. Karena tidak ada populasi yang tumbuh secara terus menerus maka kita mengetrahui adanya pengaturan populasi. Interaksi spesies seperti predator, kompetisi, herbivory dan penyakit berdampak terhadap pertumbuhan, dan pertumbuhan populasi menghasilkan perubahan dalam struktur komunitas. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui bagaimana suatu populasi tumbuh.
Pengetahuan yang lengkap tentang dinamika populasi tumbuhan perlu diketahui, diantaranya informasi tentang jumlah individu secara genetik, jumlah individu reproduksi secara vegetatif,dan jumlah pertumbuhan pada individu. Mode waktu kontuniu dipakai untuk populasi dengan pertumbuhan kontinu di mana angka kelahiran, kematian, dan ukuran dikorelasikan dengan umur. Namun, ada tumbuhan yang menghasilkan pertumbuhan dalam periode singkat selama setahun, dan tidak semua tumbuhan mencapai dewasa pada skala waktu yang tidak dapat diramal.

Populasi memiliki sifat-sifat (karakteristik) yang dapat diukur secara statistik dan bukan sifat daripada individu-individu penyusunnya, di antara sifat-sifat tersebut adalah kepadatan, natalitas dan mortalitas, distribusi umur, potensi biotic, penyebaran dan bentuk pertumbuhan.

  1. Kepadatan adalah ukuran besarnya populasi dalam satuan ruang atau volume, yang pada umumnya ukuran besarnya populasi digambarkan dengan cacah individu, atau biomas populasi per satuan ruang atau volume.
  2. Natalitas adalah oroduksi individu-individu baru di dalam populasi melalui kelahiran, germinasi/pembelahan.
  3. Mortalitas adalah jumlah individu dalam populasi yang mati selama periode waktu tertentu.
  4. Struktur umur adalah sifat populasi yang penting mempengaruhi baik natalitas maupun mortalitas. Motalitas biasanya berbeda menurut umur dan kemampuan berkembangbiak sangat kering terbatas pada kelompok umur tertentu.
  5. Potensi biotik adalah potensi mengenai jumlah populasi dalam suatu wilayah/ekosistem yang dipengaruhi faktor hidup, meliputi semua makhluk hidup di bumi, baik tumbuhan maupun hewan.
  6. Penyebaran/perpindahan populasi yaitu pergerakan individu-individu atau alat-alat pembiakannya masuk atau keluar suatu populasi atau daerah populasi, turut mempengaruhi bentuk pertumbuhan serta kepadatan populasi bersangkutan bersama-sama dengan natalitas dan mortalitas. Ada tiga penyebaran/perpindahan populasi yaitu (1) emigrasi yaitu pergerakan keluar, (imigrasi) pergerakan ke dalam dan yang (3) migrasi yaitu pergi (keluar) dan kembali (masuk secara periodic).

 

B. Pertumbuhan Populasi
Pertumbuhan populasi ditandai dengan adanya perubahan jumlah populasi disetiap waktu. Perubahan ini biasanya dipengaruhi oleh jumlah kelahiran, kematian dan migrasi. Terdapat beberapa model pertumbuhan, namun yang akan dibahas adalah model pertumbuhan kontinu dan model matriks.

1. Model Kontinu atau Continuous Time adalah model yang digunakan untuk menentukan jumlah tumbuhan yang ada dalam beberapa waktu mendatang. Pada model ini individu berkembang tidak dibatasi oleh lingkungan seperti kompetisi dan keterbatasan akan suplai makanan. Laju perubahan populasi dapat dihitung jika banyaknya kelahiran, kematian dan migrasi diketahui. Prediksi bahwa jumlah populasi akan tumbuh secara kontinu pertama kali dicetuskan oleh Malthus (1798). Dinamika populasi dapat di aproksimasi dengan model ini hanya untuk periode waktu yang pendek saja.

Model Kontinu dapat diakumulasikan menggunakan persamaan :
Nt+Dt=Nt+B+I-D-E

 

Nt            : jumlah populasi tumbuhan yang ada dalam waktu t.
B              : jumlah kelahiran per satuan waktu
I               : jumlah kedatangan per satuan waktu
D              : jumlah kematian persatuan waktu
E               : jumlah populasi yang keluar per satuan waktu.
Nt+Dt     : jumlah populasi pada waktu t+Dt.

 

2. Model Matriks
Model matriks adalah suatu model yang mengizinkan penentuan pertumbuhan populasi dalam tumbuhan dengan perhitungan periode waktu tegas dan fase yang dapat ditentukan dari searah hidup tumbuhan.

  • Matriks yang terdiri dari kolom tunggal diacu sebagai matriks kolom                                                                                                                       Kita dapat membuat matriks kolom yang memperlihatkan jumlah individu dan tiap stadia perkembangan. Misalnya biji (N_ ), dalam bank biji. Jimlah tumbuhan dalam bnetuk roset (N_ ) dan jumlah tumbuhan dalam fase berbunga ( N+ ).
  •  Matriks transisi                                                                                                                                                                                                                                    Suatu matriks transisi untuk tiga stadia pertumbuhan adalah bentuk segi empat dan terdiri atas group nilai probabilitas yang menyajikan perubahan dimana tambuhan dalam stadia perkembangang tertentu akan sampai stadia perkembangan yang berbeda (atau tetap tinggal sama) selama waktu antara tanggal sensus populasi.

 

3. Faktor-faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan Populasi :

  1. Daya Dukung                                                                                                                                                                                                                                          Dengan adanya berbagai pembatasan yang ada, kita dapat memperkirakan bahwa lingkungan mempunyai daya dukung, yaitu jumlah individual spesies yang dapat ditunjang oleh lingkungan. Daya dukung dapat ditentukan tidak hanya oleh jumlah individu dalam populasi,tetapi juga oleh ukuran dan laju pertumbuhan individu dalam populasi.
  2. Peraturan Populasi Dependen Densitas.                                                                                                                                                                                 Dependen densitas adalah jumlah individu per satuan area tertentu yang keberadaannya dipengaruhi oleh keadaan2 yang mempengaruhinya.
  3. Populasi Dependen Lebat                                                                                                                                                                                                                Populasi dependen lebat adalah ukuran populasi yang selalu bertambah seperti yang diramal oleh kebanyakan model pertumbuhan populasi, populasi ini bergantung pada dependen densitas yang berubah dalam survival atau laju produksi karena jumlah populasi menjadi lebih besar. Kita tahu bahwa hukum Yield konstan di mana tumbuhan bertanggap terhadap kelebatan tidak hanya oleh densitas tetapi juga terhadap individu. Hal ini lebih akurat untuk mengatakan bahwa populasi tumbuhan lebih bersifat dependen lebt daripada dependen densitas.d. Stadia VS Umur
  4. Teori demografi klasik memakai umur sebagai dasar untuk perkiraan kesuburan dan survivorship, namun umur tidak dapat menjadi indikator status reproduktif dalam tumbuhan. Ada 2 alasan pokok untuk ini, yaitu :
  • Ukuran tidak perlu berkolerasi dengan umur
  • Banyak tumbuhan akan berbunga bila mereka mencapai ukuran tertentu tanpa memandang umurnya.                                                                                                                                                                                                                                                                                             5. Tabel Hidup

Ada dua macam tabel hidup tergantung lama hidup individu dalam populasi :

  • 1. Suatu tabel dinamis. Digunakan pengamat untuk mengikuti pertumbuhan perkecambahan pada waktu tertentu sampai semua individu mati
  • 2. Tabel hidup statis. Tabel yang mengukur struktur umur suatu populasi untuk memperkirakan pola survival berbagai grup umur pada suatu populasi.

6. Kurva Survivorship
Yaitu adalah jumlah survivor pada tiap interval umur terhadap waktu akan menghasilkan suatu kurva survivorship.
Ada 3 tipe kurva survivorship yang menyajikan tanggapan populasi ekstrem :

  • Tipe 1: kurva survivorship adalah karakteristik organisme dengan mortalitas rendah dalam stadia muda dan mortalitas cepat dalam umur tua.
  • Tipe 2 : garis lurus, dimana probabilitas kematian pada pokoknya sama pada sembarang umur.
  • Tipe 3 : tipikal organisme yang mempunyai laju mortalitas muda tinggi, diikuti dengan mortalitas biji karena adanya pemakan buah dan pemakan biji.

7. Fekunditas
Biasa juga disebut umur spesifik laju kelahiran individu atau natalitas yang diukur dengan menhitung jumlah total biji yang dihasilkan selama tiap interval umur dan dibagi dengan jumlah individu yang hidup.

 

Kesimpulan : Pertumbuhan populasi merupakan proses sentral di dalam ekologi. Karena tidak ada populasi yang tumbuh secara terus menerus maka kita mengetrahui adanya pengaturan populasi. Interaksi spesies seperti predator, kompetisi, herbivory dan penyakit berdampak terhadap pertumbuhan, dan pertumbuhan populasi menghasilkan perubahan dalam struktur komunitas. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui bagaimana suatu populasi tumbuh.
Populasi memiliki sifat-sifat (karakteristik) yang dapat diukur secara statistik dan bukan sifat daripada individu-individu penyusunnya, di antara sifat-sifat tersebut adalah kepadatan, natalitas dan mortalitas, distribusi umur, potensi biotic, penyebaran dan bentuk pertumbuhan.

 

Sumber : Lumowa, sonja V.T. 2012 . Bahan Ajar Botani Tingkat Tinggi. Universitas mulawarman:samarinda
Djara Dedhy, 2011. Makalah Ekologi Tumbuhan. http://dedhydjara.wordpress.com/2011 /12/02/makalah-ekologi-tumbuhan/
Hamsiah, Ekologi Tanaman. http://fp.uns.ac.id/~hamasains/ekotan%205.htm
Noname, 2010. Pengertian Defenisi Ekotipe.http://pengertian-definisi.blogspot.com/ 2010/10/definisi-ekotipe.html

About these ads

~ by Hae_RyN's on April 5, 2012.

One Response to “Pertumbuhan Populasi”

  1. Thank’s. Sangat membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: