KONSEP KATEGORI DAN UNIT-UNIT KLASIFIKASI

KONSEP KATEGORI  DAN UNIT-UNIT KLASIFIKASI

  1. Konsep Kategori

Klasifikasi dapat diartikan sebagai pembentukan kelas-kelas, kelompok, unit, atau takson melalui pencarian keseragaman dalam keanekaragaman. Tujuan klasifikasi adalah untuk menyederhanakan obyek studi. Klasifikasi dapat membantu kita dalam mengetahui jenis-jenis organisme, mengetahui hubungan antar organisme dan mengetahui kekerabatan antar makhluk hidup yang beraneka ragam.
Perbedaan dasar yang digunakan dalam mengadakan klasifikasi tumbuhan tentu saja memberikan hasil klasifikasi yang berbeda-beda pula, yang dari masa ke masa menyebabkan lahirnya Sistem Klasifikasi yang berlainan. Namun pada prinsipnya, kesamaan-kesamaan atau keseragaman itulah yang dijadikan dasar dalam mengadakan klasifikasi, misalnya klasifikasi berdasarkan lingkungan hidupnya, seperti tumbuhan air, tumbuhan darat, tumbuhan dataran tinggi, tumbuhan dataran rendah, atau berdasarkan kegunaannya seperti tumbuhan sandang, obat-obatan, hias, dan sebagainya.

Sistematika tumbuhan:

􀁺 Kingdom

􀁺 Divisio

􀁺 Class / Klas

􀁺 Ordo / bangsa

􀁺 Familia / suku

􀁺 Genus / marga

􀁺Species/jenis
(http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en%7Cid&u=http://allenpress.com/pdf/mamm-87-04-24_643..662.pdf )

  1. Kingdom

Kingdom merupakan tingkat takson tertinggi yang membagi makhluk hidup menjadi 6 golongan pokok, yaitu kingdom Archaebacteria, Eubacteria, Protista, Jamur (Fungi), Tumbuhan (Plantae), dan Hewan (Animalia). Dalam biologi , kerajaan (Latin:. Regnum) adalah peringkat taksonomi , yang merupakan peringkat tertinggi baik atau yang lebih baru dalam sistem tiga-domain , di peringkat bawah domain . Kerajaan dibagi menjadi kelompok-kelompok lebih kecil yang disebut filum (dalam zoologi) atau perpecahan di botani. Urutan lengkap peringkat adalah kehidupan , domain,kerajaan,filum,kelas,ketertiban,keluarga,genus,danspesies.

(http://BAHAN%20KULIAH/BOTANI/ kingdom.htm)

  1. Divisi (Keluarga Besar)

divisi-divisi (untuk tumbuhan). Kingdom tumbuhan dibagi menjadi divisi-divisi menurut ciri-ciri yang umum. Misalnya tumbuhan berspora dan tidak berpembuluh masuk ke dalam divisi bryophyta, sedangkan yang berspora dan berpembuluh masuk ke dalam pteridophyta. Untuk hewan, kategori ini terdiri atas semua hewan yang memiliki prinsip dasar sama. (http://BAHAN%20KULIAH/BOTANI/.htm)

  1. Kelas

Divisi dibagi menjadi kelas-kelas menurut ciri-ciri yang masih umum, misalnya tumbuhan berbunga (magnoliophyta) dibagi menjadi tumbuhan berkotiledon satu (monokotil atau kelas liliopsida) dan tumbuhan berkotiledon dua (dikotil atau kelas magnoliopsida). Kelas magnoliopsida tersebut masih bisa dibagi lagi menjadi subkelas, seperti magnoliidae dan rosidae ada kelompok hewan, kelas terdiri dari semua hewan yang terbentuk atas adanya perbedaan sekunder dari prinsip dasar filumnya. Misalnya kelas amphibia dalam subfilum vertebrata, prinsip dasarnya sama, yaitu mempunyai tulang belakang (vertebrae), tetapi mempunyai perbedaan dengan hewan vertebrata lain, yaitu dalam siklus hidupnya.(http://BAHAN%20KULIAH/BOTANI/htm)

  1. Ordo (bangsa)
  • ordo membagi kelas atau subkelas ke dalam ciri yang lebih khusus lagi,misalnya subkelas Magnoliidae di bagi lagi antara lain menjadi ordo magnoliales dan ordo Ranunculales. Pada hewan, kategori ini terdiri dari semua hewan yang mengacu pada pelaksanaan dari prinsip-prinsip kelas. Misalnya pada kelas mamalia, ordonya terbentuk dari kelompok-kelopok hewan yang berbeda cara hidupnya. Contohnya ada ordo Carnivora, Insectivora, dan Rodentia, yang berbeda dalam memperoleh makanan dan mengunyah makanan.(http://BAHAN%20KULIAH/BOTANI/htm
  1. Famili (suku)

Dari ordo ke famili, anggotanya makin memiliki ciri-ciri khusus yang sama dan perbedaannya semakin kecil. Contohnya ordo solanales dibagi lagi menjadi famili Solanaceae. Kategori ini mencangkup semua organisme yang genus-genusnya dianggap berasal dari nenek moyang yang sama.(http://BAHAN%20KULIAH/BOTANI/htm)

  1. Genus (Marga)

Dalam biologi, genus (jamak genera) atau marga adalah salah satu bentuk pengelompokan dalam klasifikasi makhluk hidup yang lebih rendah dari familia. Anggota-anggota genus memiliki kesamaan morfologi dan kekerabatan yang dekat. Dalam sistem tatanama binomial, nama suatu spesies makhluk hidup terdiri atas dua kata, yaitu: nama genusnya (diawali dengan huruf kapital) dan nama penunjuk spesiesnya dengan ditulis atau cetak miring. Misalnya, Homo sapiens, nama ilmiah untuk spesies manusia modern, menandakan bahwa manusia modern tergolong ke dalam genus Homo. (http://id.wikipedia.org/wiki/Genus).

  1. Spesies (jenis)

Kita mengenal tomat buah dan terung sayur. Nama latin spesies tomat buah adalah Solanum lycopersicum, sedangakan terung sayur adalah Solanum melongena. Spesies menunjukan nama individunya, bukan nama golongannya. .(http://BAHAN%20KULIAH/BOTANI/.htm)

B. Unit-Unit Klasifikasi

Dalam setiap keanekaragaman tumbuhan, para ahli botani selalu menghadapi persoalan dalam menentukan tingkat takson golongan tumbuhan yang dihadapi. Tingkat takson sangat penting karena tampa adanya tingkatan takson, maka manfaat sistem klasifikasi tidak dapat diperoleh. Menurut kesepakatan internasional, istilah-istilah untuk menyebut masing-masing takson bagi tumbuhan itu tempatnya tidak boleh diubah sehingga masing-masing istilah itu menunjukkan kedudukan atau tingkat dalam hierarki atau menunjukkan kategorinya dalam sistem klasifikasi. Dalam taksonomi tumbuhan istilah yang digunakan untuk menyebutkan suatu takson sekaligus mencerminkan pula di mana posisi dan seberapa tinggi tingkatnya dalam hierarki klasifikasi.

Dalam taksonomi tumbuhan spesies sebagai unit merupakan suatu yang benar-benar ada di alam, dan telah banyak ahli-ahli ilmu tumbuhan yang telah berusaha untuk menjelaskan apakah yang dimaksud dengan spesies dan bagaimana batasan-batasannya. Ternyata hal itu bukan pekerjaan yang mudah. Hingga sekarang tidak ada seorang ahli pun yang mampu memberikan batasan mengenai konsep jenis itu yang dapat memuaskan semua pihak. Beberapa pengertian spesies menurut pandangan para ahli biologi antara lain:

  1. Species taksonomi, populasi-populasi yang terdiri atas individu-individu dengan ciri-ciri morfologi yang sama, dan dapat dipisahkan dari spesies lainnya oleh adanya ketidaksinambungan ciri-ciri morfologi yang berkolerasi.
  2. Species biologi, populasi-populasi yang disatukan sama lain oleh kemungkinan untuk saling kawin mengawini secara bebas, dan terpisah atau terisolasi dari species-species lainnya oleh penghalang reproduksi. Ketika dua organisme yang berkembang biak dalam suatu spesies, gen mereka masuk ke dalam keturunan gabungan mereka. Karena proses ini diulang, gen dari organisme yang berbeda terus berjalan sekitar kolam gen spesies. Kolam gen spesies bersama memberikan identitasnya. Sebaliknya, gen tidak (dengan definisi) dipindahkan ke spesies lain, dan spesies yang berbeda karena itu mengambil pada penampilan yang berbeda. (http:// http://www.blackwellpublishing.com/ridley/az/Biological_species_concept.asp)
  3. Species genetik, membatasi spesies dengan suatu ukuran dari perbedaan genetik atau jarak di antara populasi atau kelompok dari populasi.
  4. Species paleontologik, didasarkan pada aliran gen dan isolasi reproduksi.
  5. Species kladistik, sesuatu keturunan dari populasi organisme yang dianggap sebagai nenek moyang yang tetap mempertahankan identitasnya dari keturunan tadi, dan mereka mempunyai kecenderungan secara evolusi dan kenyataan historik.
  6. Species biosistematik, mencerminkan suatu unit-unit yang mencerminkan keanekaragaman hubungan kekerabatan reproduktif diluar pembatasan yang diberikan oleh hierarki Linnaeus. Banyak kategori yang telah diusulkan berhubungan dengan unit-unit hasil dari penyelidikan biosistematik yang menginterpretasi batas-batas reproduktif dari taksa, contohnya homogen dan heterogen. Homogen adalah suatu spesies yang secara genetik dan morfologik homogen, semua anggota-anggotannya interfertil, heterogen adalah suatu spesies yang tersusun dari kumpulan tumbuhan yang mempunyai keturunan yang sama, bila sendiri menghasilkan populasi yang secara morfologi tetap, tetapi bila disilangkan dapat menghasilkan tipe keturunan yang fertil dan viable.

(http://taufik-ardiyanto.blogspot.com/2011/09/unit-unit-klasifiksi.html)

DAFTAR PUSTAKA

  1. http://BAHAN%20KULIAH/BOTANI/ kingdom.htm
  2. http://BAHAN%20KULIAH/BOTANI/.htm
    1. .http://www.blackwellpublishing.com/ridley/az/Biological_species_concept.asp
    2. http://taufik-ardiyanto.blogspot.com/2011/09/unit-unit-klasifiksi.html
    3. http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en%7Cid&u=http://allenpress.com/pdf/mamm-87-04-24_643..662.pdf

~ oleh Hae_RyN's pada Maret 23, 2012.

2 Tanggapan to “KONSEP KATEGORI DAN UNIT-UNIT KLASIFIKASI”

  1. eh jauh aku copas lah dri blog mu yg bermanfaat bagi diriku ni.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: