CANOPY BRIDGE BUKIT BANGKIRAI

MY  LITTLE NOTES

IN

CANOPY BRIDGE BUKIT BANGKIRAI

Hmmm…Ada yang pernah dengar tentang bukit bangkirai yang ada di Kalimantan Timur nggak ? atau udah ada yang pernah kesana ?

Nah baru-baru ini hae baru kesana lagi dalam rangka praktikum biologi. ini kedua kalinya hae kesana. Tempat itu dinamakan dengan bukit bangkirai karena disana banyak ditumbuhi dengan tumbuhan bangkirai yang ukuran pohonnya guede banget. Pohon bangkirai yang tumbuh disana ada yang umurnya sampai ratusan tahun loh. Selain pohon bangkirai ada beberapa jenis pohon lain yang mendominasi seperti pohon ulin, meranti, mahoni, dll.

v

Sekarang hae mau bagi-bagi sedikit info buat.. lagi-lagi orang  kurang beruntung yang belum pernah ke CANOPY BRIDGE yang ada diKalimantan Timur.

Bukit Bangkirai terletak 20 km dari jalan raya menuju Samarinda-Balikpapan dengan kondisi jalan yang lumayan rusak berat. Karena jalannya yang nggak terlalu lebar kendaran besar yang bisa masuk hanya  bis kecil yang kapasitasnya 29 0rang.

Kawasan wisata bukit bangkirai juga menyediakan fasilitas penginapan kecil dengan penjaga-penjaga yang super ramah. Baik hati dan selalu tersenyum. Eitz.. jangan bayangkan penjaganya itu kaya yang dihotel-hotel mewah ya… bukan, mereka Cuma petugas sederhana yang biasanya merawat dan membersihkan tempat itu.

Untuk sampai dijembatan kanopi yang terkenal itu kita harus berjalan kaki sekitar 500 m dari arah penginapan.  Kenapa harus jalan kaki ? jawabanya adalah kondisi jalan setapak yang terjal, menanjak dan sangat berliku benar-benar tidak mengijinkan kendaraan bermotor untuk masuk. Lagian bukit bangkirai kan merupakan salah satu hutan percontohan sebagai hutan alami dan hutan penelitian. Jangankan bawa kendaraan buang sampah aja hukumnya haram disana, karena bisa merusak hutan.

Kata om petugas yang jaga tempat itu, kalo kita udah masuk hutan yang harus kita lakukan adalah berkonsentrasi, jangan terlalu banyak bercanda, jangan keseringaan melamun dan sangat penting untuk tetap berada dalam kelompok. Soalnya, kalo kita lengah dikit aja bisa-bisa kita terlepas dari kelompok alias tersesat dan lebih parahnya lagi kita bisa terperosok kedalam jurang. Nah kalo sudah begitu siapa yang mau nolongin..hehehehe..

Oya, satu lagi. Jangan Cuma konsentarsi sama jalan tapi liat-liat juga kearah depan ya.. soalnya banyak cabang-cabang pohon rotan yang berseliweran disepanjang jalan setapak. Hati-hati terhadap durinya yang kecil dan tajam, karena selain bisa melukai kulit, durinya juga bisa merusak pakaian.

Biarpun jalannya jauh dan penuh dengan lika-liku (cieelah..), semua rasa cape dan eluhan bakalan langsung hilang kalau kita udah sampe dilokasi jembatan. Apalagi liat jembatannya yang eummm… tinggi banget.

Hae  yakin banget kalo kalian datang kesana dan liat keadaan jembatnya dari bawah pasti kalimat pertama yang keluar dari otak kalian adalah “aman ga tuh ?????” trus kalimat keduanya “ naik ato nggak ya…???”

Kalo boleh kasih saran  sih.. mending kalian naik aja..dijamin ga nyesel ko..

Nah… Misalnya otak kalian udah ngasih signal-signal pengen naik jembatan kanopi, segaralah menyiapkan dompet…upss… naik jembatan kanopi itu ngga gratis loh…karena ditangga pertama menuju jembatan kanopi ada tulisan yang ngga terlalu gede, tapi cukup dege untuk dibaca. Tulisanya “ turis lokal = Rp. 15.000,-“ dan “ turis asing = Rp. 30.000,-“   ngga mahal-mahal banget kan ?

Karena jembatan ini menghungkan antara 5 pohon besar dan berada diketinggian 45m diatas bermukaan bumi, jadi kita harus menapaki anak tangga yang entah berapa jumlahnya. Hae juga nggak kepikiran buat ngitungin tuh anak tangga karena sibuk mikir kapan habisnya itu anak-anak tangganya.

Kalau udah sampai ditangga terakhir kita akan disuguhi dengan… TADAHHH…. hamparan hijau pepohonan yang luaaas banget. Dan keliatan deh mulut jembatan kanopi yang terlihat kecil dan rapuh, serapuh nyawa nyamuk.

Eeeitzz… jangan salah, biar keliatan rapuh tapi sebenarnya jembatan itu kuat..yah walaupun Cuma bisa dilewati 1-3 orang secara bergantian karena ukurannya yang kecil tapi cukup kuat ko.. dan ternyata nggak seseram yang kita bayangkan. Untuk orang yang phobia sama ketinggian tempat ini bisa dijadikan latihan alias terapi untuk mengurangi rasa phobianya.

Kalo udah puas memacu adrenalin kita bisa kembali kepenginapan dengan jalur memutar. Agak jauh memang tapi kita bakal melewati kebun anggrek dengan berbagai jenis. Dan kalo lagi beruntung kamu bisa liat anggrek-anggrek itu pada berbunga. Asyik kan ? tapi jangan lupa didampingi sama pemandunya ya… takutnya tersesat.

Makanya ayo segera kunjungi wisata alam CANOPY BRIDGE Bukit Bangkirai selain menyuguhkan indahnya kehidupan hutan alami kita juga bisa mendengar suara kicauan burang-burang yang merdu..

Nah.. itulah sekilas info kali ini… untuk lebih lengkapnya silakan search ditempat lain ya…^^

~ oleh Hae_RyN's pada Mei 17, 2012.

Satu Tanggapan to “CANOPY BRIDGE BUKIT BANGKIRAI”

  1. Really wonderful info can be found on this web blog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: